Selasa, 23 Agustus 2016

Senin, 22 Agustus 2016

Curhat Pendek - Kecelakaan



"Bapak pernah mendapat surat cinta?" Pertanyaan sederhana itu membuat pikiranku kembali teringat sebuah surat yang hampir kulupakan, atau setidaknya kupikir begitu. Nyatanya isi surat itu dapat kuingat dengan jelas, kata demi kata.

Di tulis oleh seorang sahabat, walaupun kala itu telepon genggam sudah bukan barang mewah, dia memilih mengungkapkan perasaannya lewat surat.

Bagian yang paling kuingat adalah, "Aku tahu perasaan ini adalah sebuah kesalahan, kecelakaan but in my mind.. We are accidents waiting to happen."

Jumat, 19 Agustus 2016

Depayser

Kehidupan dimulai saat kau keluar dari zona nyamanmu


Beberapa tahun lalu, banyak sekali motivator yang menggunakan tema keluar dari "zona nyaman" sebagai bahan motivasinya.

Apakah salah hidup dalam zona nyaman? Menurutku salah benarnya tergantung pada pandangan orang masing-masing.

Curhat Pendek - Gadget Baru



Setelah seminggu bimbang memilih antara ipad mini 4 dan samsung galaxy tab A, akhirnya hari ini aku membeli samsung galaxy tab A with S-pen.

Alasannya sederhana, untuk menunjangku bekerja dan menulis blog karena akhir-akhir ini kesibukanku meningkat dan tidak memiliki waktu untuk duduk lama di depan pc.

Entah kenapa, kali ini aku tidak bersemangat setelah membelinya, namun kuharap gadget ini dapat mendukung performaku ke depan seperti yang diharapkan.

Curhat Pendek - Soal Harga

Saat sedang jalan-jalan di pasar, sebuah papan penjual nanas membuatku terhenti sejenak.

Satu buah Rp. 2000 / Empat buah Rp. 10.000

Aku kemudian bertanya, "Bang, tidak salah hitung?"

Si abang penjual menjawab, "Tentu saja salah hitung pak!"

Aku bertanya kembali, kini dengan dahi mengkerut, "Kalau sadar itu salah kenapa masih dipajang?"

Jawaban selanjutnya membuatku terdiam.

"Secara matematika saya salah hitung, secara marketing saya berhasil membuat bapak berhenti ke tempat saya." jawabnya sambil tersenyum.

Satu pelajaran baru...

Kamis, 18 Agustus 2016

Odium

Ketika aku dewasa aku menyadari bahwa,
Menyenangkan semua orang sangat sulit,
Sementara membuat semua orang membencimu sangat mudah.


Ketika seseorang telah membencimu, dia akan selalu memiliki cara untuk melihat hal yang buruk darimu. Bahkan ketika kamu berjalan di atas air, dia akan mengatakan kamu melakukannya karena tidak bisa berenang.

Sebaik apapun dirimu, pasti ada saja seseorang yang tidak menyukaimu. Ini sebenarnya wajar, karena kamu juga sangat sulit untuk menyukai semua orang tentunya. Aku sendiri memiliki cukup banyak orang yang tidak kusukai karena sikap mereka yang terkadang, mengusikku.

Curhat Pendek - Sekolah Fulltime


Sore hari, aku mendapat bbm dari sepupu yang masih duduk di bangku SMA..

Sepupu : Ko, udah tahu soal sekolah mau fulltime?

Aku : Hah? Selama ini kalian part-time rupanya?

Sepupu menjelaskan panjang lebar, karena aku lama tidak nonton tv.

Aku : Ya jalani saja, lagipula dalam hidup kita memang selalu belajar setiap waktu.

Jumat, 12 Agustus 2016

Bertambah Lagi Satu Tahun, Lewati Satu Tahun yang Penuh Arti



Hari ini usiaku bertambah satu tahun, di awali dengan ucapan pertama dari kekasih tersayang tepat bergantinya hari membuatku sangat bahagia.

Setiap berulang tahun dan pergantian tahun, aku selalu merenungkan hal-hal yang telah terjadi selama setahun terakhir. Aneh kadang, ketika kita merasa setiap hari sama saja namun ketika melihat ke belakang semua telah berbeda.

Curhat Pendek - Permen Ungu


Pada siang hari ini, aku mendapatkan pesan dari facebook.

"Selamat ulang tahun, kuharap kamu bahagia di sana.." dari seseorang yang tidak kuduga.

"Terima kasih, kuharap kamu juga bahagia di sana dan juga sehat ya." jawabku.

"Aku tidak yakin.."

Aku memilih tidak membalasnya, namun beberapa saat kemudian..

"Kamu ingat, saat aku bilang suka warna ungu dan juga suka rasa anggur? Sejak itu kamu membeli permen fox dan memilih semua permen rasa anggur untuk kamu bawa kemana-mana?"

"Setiap kamu bertemu denganku, kamu akan memberikan sebuah permen ungu tersebut untukku.. Setiap harinya setidaknya kamu memberikanku 3 permen.."

"Permen itu seolah menjadi saksi berapa hari kita bertemu seharinya, dulu kupikir itu manis sampai 10 tahun berikutnya aku baru menyadari arti sesungguhnya.. Kini setiap melihat permen itu, aku hanya bisa menahan air mataku."

Aku terdiam membacanya sebelum membalas..

"Semua sudah berlalu, kuharap kamu menemukan kebahagiaanmu."

Dan dia menjawab..

"Aku sudah menemukannya, hanya tidak bisa memilikinya."

Aku tidak menjawabnya, namun kuharap dia mengerti.

Kamis, 11 Agustus 2016

Sebuah Perubahan dari Pensil ke Pena



Hari ini aku diminta membagikan sebuah kisah inspirasi dari sebuah kehidupan sehari-hari, karena diminta secara spontan, aku tidak berhasil mengingat sebuah kisah dari buku-buku yang pernah kubaca.

Beberapa saat aku berpikir, jika aku bercerita tentang sebuah kisah yang sudah ada dalam buku, mungkin ada pendengar yang sudah pernah mendengarnya dan tidak mendapat inspirasi jadi aku menceritakan sebuah renungan yang dulu pernah merubah pandanganku pada banyak hal.

Membaca Buku dengan Nyaman

Membaca adalah bermimpi dengan mata terbuka


Beberapa waktu hidup di kota besar membuatku menyadari beberapa hal, salah satunya adalah semakin menurunnya minat membaca buku fisik di sekitarku. Hal ini cukup kumengerti karena akhir-akhir ini aku juga lebih memilih membaca secara digital diwaktu luang yang kumiliki.

Memang sulit untuk membawa buku kemana-mana, bahkan untuk yang selalu membawa tas bersamanya sepertiku, tetapi dulu aku masih bisa banyak orang yang membawa tidak hanya satu buku bahkan tiga buku bersamanya.

Kamis, 04 Agustus 2016

Accismus

Semakin dewasa, semakin pandai manusia menutupi ketertarikannya


Berbeda dengan anak-anak usia SD sekarang yang bisa terang-terangan menyatakan cintanya bahkan berpacaran akibat acara tv yang mereka lihat, pada saat aku masih duduk di bangku SD, cara kami menyukai seseorang sangat sederhana.

Pada masa itu, ketika anak-anak menyukai seseorang mereka berusaha menarik perhatian orang yang mereka sukai dengan terus menganggu atau menjahili orang tersebut.