Kamis, 28 Juli 2016

Sausade

Ketika seseorang keluar dari hidup kita artinya sederhana,
Perannya telah selesai dan yang tersisa darinya hanyalah..
Memori.


"Masih sering ingat dia?" tiba-tiba seorang teman mengirimkan foto melalui bbm, dalam foto itu ada wajah gadis yang sudah lama tidak kuingat, bahkan hampir terlupa. Wajahnya jauh lebih tua setidaknya 5 tahun dari yang terakhir kuingat.

"Tidak, kenapa?" tanyaku setelah jeda beberapa menit. "Dia baru putus dengan pacar bulenya, padahal katanya mereka mau nikah tahun ini." Aku berpikir beberapa hal lalu membalas, "Oh."

"Hanya seperti itu reaksimu?"

"Apa yang kau harapkan? Itu sudah 12 tahun yang lalu."

"Apa kau masih ingat seperti apa rasanya dulu?"

"Samar-samar, 10 tahun lalu setiap hujan selalu teringat dia kadang aku berpikir dia ini mantan atau payung, hehe."

"Ada-ada saja kau, bagaimana sekarang?"

"Setiap hujan yang kuingat hanya wanita yang kucintai, wanita tercantik di duniaku. Hahaha"

Percakapan selanjutnya membahas hal lain, setelah percakapan itu selesai aku mengingat kembali masa-masa dulu, saat aku masih begitu muda. Bagaimana aku menghadapi patah hati terhebat kala itu. Jika diingat kembali rasanya lucu bahkan sedikit memalukan.

Seingatku hampir 2 tahun aku merasakan hal itu, seolah-olah semua hal disekitarku bisa mengingatkan pada dia.

Saat malam minggu aku pergi ke padang rumput sambil berbaring untuk melihat bintang, terpikir "Apa dia saat ini juga sedang melihat bintang-bintang seperti ini di sana?"

Ketika melepas penat di sore hari dengan duduk di tepi sungai sambil memandang matahari terbenam, "Ah, dia sangat suka pemandangan seperti ini. Sayangnya aku hanya pernah mengajaknya dua kali melihat matahari terbenam."

Membaca buku komik, "Apa dia sudah membaca buku terbaru ini ya?"

Saat melihat seseorang sakit, "Dia sehat tidak ya? Dia suka lalai dalam menjaga kesehatannya."

Ketika menjumpai wanita dengan pakaian yang bagus, "Pakaian itu pasti bagus banget kalau dia yang pakai.."

Bahkan saat di tawari minumpun, "Ah, dia biasanya suka minum."

Sahabat-sahabatku selalu bilang bahwa berpisahnya kami 12 tahun yang lalu adalah kerugian besar untuknya, tetapi bagiku kami seharusnya sama-sama belajar banyak dari hal tersebut. Aku sendiri tidak pernah menyesalinya lagi, karena andai aku tidak pernah berpisah dengannya saat itu, aku mungkin tidak akan berkesempatan bersama wanita yang sangat kucintai dan sempurna bagiku ini.

Waktu itu belum ada istilah tidak bisa move on, tetapi yang kurasakan kala itu aku belajar waktu kebersamaan dengan orang yang penting untuk kita sangatlah berharga, seharusnya kita mamfaatkan dan jaga dengan baik. 

Bagi kalian masih adakah moment-moment seperti itu?

2 komentar:

  1. Kadang - kadang, ketika akhir - akhir ini ada seorang teman yang sering bercerita tentang dia.
    Pada akhirnya saya hanya berkata," Sekarang saya sudah tidak bisa menjaga dia, jagalah dia.... Saya percaya padamu (sambil menepuk pundak). Dia lebih membutuhkan kamu daripada siapapun sekarang, cuma dia tidak menyadarinya. :)"

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)