Selasa, 17 Mei 2016

Childhood Dream - Impian Masa Kecil

Dreams are as real as you want them to be,
Dreams are as real as the sky and the sea.
- Peter Pan


Kalau sudah besar mau jadi apa? Sebuah pertanyaan klasik yang setidaknya sekali pernah di dengar setiap orang di masa kecilnya. Jika ditanyakan pada bangku sekolah, biasanya dengan bunyi, "Apa cita-citamu?"

Sebuah percakapan singkat beberapa waktu lalu membuatku teringat masa-masa itu, berpikir dan merenung kembali, apa yang paling membedakan seseorang yang telah dewasa dengan seorang anak-anak, mengarah pada satu jawaban yaitu Impian.

Jika mendapat pertanyaan demikian, anak-anak pada zamanku akan memiliki jawaban dasar, bisa juga disebut jawaban template atau kunci jawaban dikarenakan jawaban tersebut sepertinya paling memuaskan pemberi pertanyaan. Jawaban yang dimaksud adalah Pilot, Dokter dan Insiyur.

Aku masih ingat saat masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar, hampir semua murid menjawab 3 pilihan tersebut dan beberapa menyebutkan ingin menjadi Presiden. Hanya aku sendiri yang memberikan jawaban yang unik yaitu ingin menjadi bintang film atau aktor.

Pada saat itu aku berpikir menjadi aktor adalah sebuah pekerjaan impian yang keren, selain itu melalui film kita dapat merubah kehidupan banyak orang. Seperti diriku yang terinspirasi dari film-film superhero, tentunya saat seusia itu pemikiranku tidak sedetail itu, namun diriku yang kecil bisa merasakannya.

Pertanyaan yang sama kembali di lontarkan saat kami duduk di kelas 4 sekolah dasar, saat itu impianku telah berubah menjadi seorang penulis. Menurutku untuk mencapai apa yang kuinginkan profesi menulis lebih tepat.

Seperti kebanyakan orang lainnya, aku juga melanjutkan hidup. Dalam perjalanan hidup yang keras, mempertahankan impian masa kecil adalah hal yang mewah dan hanya dimiliki segelintir orang. Aku tidak termasuk di dalamnya. Aku mencoba realistis dan terus menjalani hidup, aku sempat menyalurkan keinginan menulisku dalam kegiatan jurnalistik di masa SMA hanya untuk membuatku berpikir memang lebih baik fokus pada bidang terbaikku.

Memasuki dunia sosial, mencoba bermacam-macam pekerjaan hingga hari ini, bisa kurasakan banyak yang berubah dari diriku. Ada waktu dimana aku merasa tidak memiliki passion, hingga sekitar 2 tahun lalu aku memutuskan untuk mulai menulis.
 
Aku belum bisa menjadikannya sebagai mata pencaharian, tetapi aku yakin dengan mengembangkan kemampuan menulisku serta dengan tekun menjalaninya, mungkin tidak sekarang tetapi suatu hari aku akan bisa menghidupi diriku dengan passion dan impian masa kecilku.
 
Memang banyak orang yang mengatakan bahwa aku sebaiknya tidak kesana, lebih baik fokus pada bidang terbaikku, pasti aku bisa besar di bidang A atau B, namun apalah arti semua itu jika aku tidak bahagia? Hidup ini singkat, karena itu aku ingin menjalaninya dengan kebahagiaan.
 
Apakah kalian masih menjalani impian masa kecil kalian?

Sebuah rangkaian kata tentang impian bisa dibaca dalam tulisan I am a Dreamer.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)