Kamis, 31 Desember 2015

Desember Rutinitas


Jika ada kemauan, selalu terbuka peluang pada perubahan yang lebih baik

Tahun 2015 kini tidak menghitung jam, kita kembali bersiap menyambut tahun yang baru dengan harapan-harapan yang baru.

Sebelumnya aku ingin meminta maaf kepada para pembaca setia blog ini karena bulan ini tidak menerbitkan tulisan dalam waktu yang lama. Aku sudah menyinggung hal ini pada beberapa tulisan sebelumnya bahwa kini aku bekerja sebagai disebuah perusahan sebagai Internet Marketing yang merangkap IT Dept.

Minggu, 13 Desember 2015

Wawancara oleh IT Dept.



Bagi pembaca yang belum tahu, selama beberapa bulan ke depan aku diminta untuk mengisi posisi Head Internet Marketing yang ternyata merangkap sebagai IT Dept. Kejadian ini berlangsung kemarin siang.

Saat mendekati jam makan siang, ponselku berdering dan terlihat nama Kepala bagian Personalia yang kita sebut saja Bu Tuti.

Kamis, 10 Desember 2015

Friday Night Tales - Kamu Pernah Mengalaminya





Kebanyakan orang setuju bahwa meninggal saat tidur merupakan cara terbaik untuk tidur. Damai, tanpa ada siksaan atau rasa sakit. Nenekku biasa berkata bahwa malaikat membawa jiwa mereka yang meninggal ketika sedang terlelap tidur ke surga. Namun kurasa kadang-kadang malaikat pencabut nyawa juga bisa ceroboh dan menjatuhkan jiwa mereka tanpa sengaja.

Masih ingat kapan terakhir kali kamu merasa seperti terjatuh saat tidur dan tiba-tiba terbangun?

Rabu, 09 Desember 2015

Curhat Pendek - Kebebasan


Seorang gadis muda yang masih mencari jati diri mengeluarkan apa yang dia pikirkan.

Gadis : "Apa salahku? Ini hidupku, ini tubuhku! Mau aku drugs, mau seks bebas. Apa urusan orang lain?!"
Ron   : "Lalu kenapa kau marah? Kenapa kau peduli dengan perkataan mereka? Bukankah itu artinya kau merasa ada yang salah?"
Gadis : "Apa salah aku menjalani kebebasan?"
Ron    : "Dis, Be Free not Cheap.."

Minggu, 06 Desember 2015

Curhat Pendek - 10 Tahun






A : "Sudah berapa lama kita tidak saling bicara?"
R : "Sepuluh tahun, kurasa.."
A : "Apa kita bisa seperti dulu?"
R : "Tidak."
A : "Hm.. kau yakin?"
R : "Ya."
A : "Ada yang mau kau katakan sebelum aku pergi?"
R : "Kau masih sangat cantik saat tersenyum, seperti dulu."
A : "Seperti biasa.. kau membuat ini berat untukku."
R : "Ini balasanku atas 10 tahun yang lalu.."

Kamis, 03 Desember 2015

Friday Night Tales : Love Potion




“Apa itu akan benar-benar berhasil?” tanyaku pada wanita tua itu.

“Ya, Nak. Cukup satu tetes saja, dan ia akan naksir kepadamu. Dua tetes, dan ia akan mencintaimu.” jawabnya dengan suara serak.

“Bagaimana jika ia meminum semuanya?” aku bertanya lagi sambil menatap botol kecil itu. ukurannya hanya sejari kelingkingku.

“Ia akan tergila-gila denganmu! Ia takkan berhenti hingga kau menjadi miliknya,” lalu wanita itu menyeringai.