Rabu, 29 Juli 2015

Pengertian dan Tes Psikologi untuk Psikopat






Jika pertanyaan paling populer oleh orang yang mengetahui diri anda mempelajari psikologi adalah apa anda bisa membaca pikiran dan lulus psikotes, maka lain lagi pertanyaan dan rasa ingin tau orang yang biasanya anda terapi.

Ketika melakukan terapi pada pasien, cukup banyak yang bertanya. Apakah selama aku melakukan terapi pernah menemukan psikopat? Bagaimana cara mengenalinya?

Tentu saja salah satu resiko terbesar dalam profesi psikolog sebenarnya bertemu orang-orang seperti ini, tetapi mereka menemuimu untuk terapi karena sebuah alasan bukan? Aku sendiri pernah beberapa kali menanganinya.

Sebelumnya mari kita lihat definisi psikopat.

Psikopat adalah perilaku psikologis dimana pelaku terus menerus mencari gratifikasi (pembenaran diri) atas tindakan-tindakan keliru yang dilakukannya. Seorang psikopat tidak memiliki kemampuan untuk mengenali dan belajar dari kesalahan. Namun dia memiliki daya analisa yang tinggi dan seringkali tergolong orang yang sangat cerdas.

Banyak psikolog berpendapat, salah satu ciri awal seorang berpotensi menjadi psikopat adalah ketika dia memiliki rasa cinta pada diri sendiri (narcissistic). Dalam tingkatan spektum patologi, Narcissistic berada di peringkat terendah dari gejala kelainan jiwa (low-end). Jika kecintaan pada diri sendiri berubah menjadi paranoid (takut ada orang lain yang lebih cantik / tampan dari dirinya), maka orang itu berada pada spektrum tengah yang disebut Malignant Narcissism. Dan dalam spektrum tersebut, psikopat berada di peringkat paling atas dan disebut High-End Narcissism.

Seorang psikopat adalah orang yang selalu sukses di lini dan jenis pekerjaan apapun. Hal ini disebabkan dirinya cepat beradaptasi dengan kondisi apapun - terutama kondisi ekstrim. Kecerdasannya membuat dia memiliki kemampuan luar biasa untuk berpikir kreatif tanpa perlu mengikuti aturan-aturan baku yang berlaku.

Seorang psikopat punya kecenderungan untuk melakukan tindakan kekerasan, seksual, memiliki keinginan agresif yang berlebihan. Walau demikian, mereka memiliki kemampuan kendali diri (impulsive control abilites) yang sangat baik dan mampu mengekang agresivitas mereka, sehingga tampak luar mereka adalah orang yang kalem, tenang, dan punya tata-krama kesopanan yang baik. Tidak sedikit pula karena sikapnya yang demikian, mereka dipilih sebagai pemimpin. 

Berikut ini adalah karakteristik umum seorang psikopat :
a. Tampil anggun / penuh percaya diri
b. Sangat senang dipuji.
c. Tidak perduli dengan (keselamatan) orang lain
d. Tidak punya rasa tanggung jawab
e. Tidak punya toleransi terhadap kesalahan / perbedaan / deviasi
f. Narsis (Cinta pada diri sendiri), kadang berlebihan
g. Sering berbohong dan ceritanya berubah-ubah
h. Manipulatif (senang memanfaatkan orang lain)
i. Memiliki pola pikir yang super-kreatif
j. Cenderung melakukan kekerasan saat merasa tersudut / kalah
k. Tidak memiliki rasa empati
l. Punya orientasi seksual yang menyimpang
m. Senang melukai / menyiksa / menyakiti orang lain dalam bentuk fisik / non-fisik.
n. Tidak mampu memahami pekerjaan yang sifatnya struktural / prosedural.
o. Tidak pernah merasa bersalah.

Nah, sebenarnya tidak ada cara untuk benar-benar mengatakan bahwa seseorang adalah psikopat atau tidak dan juga tidak semua psikopat adalah pembunuh berdarah dingin. Hanya seorang psikopat yang benar-benar bisa mengetahui psikopat lainnya dalam hitungan detik, sementara seorang ahli membutuhkan waktu beberapa menit.

Apakah ada tes untuk membuktikan seseorang adalah psikopat? Sebenarnya ada, seorang psikiater Amerika menciptakan sebuah tes untuk menguji apakah seseorang adalah pembunuh berantai atau tidak. Tes ini sederhana, hanya memiliki 4 pertanyaan dan sudah menyebar luas di dunia maya.

Tes ini menjadi terkenal sejak berhasil memastikan bahwa Ted Bundy, seorang pembunuh berantai yang sangat hebat dan mampu melewati tes kebohongan dan mesin detektor kebohongan.

Inilah 4 pertanyaan dalam tes tersebut.

1. Ada seorang anak yang mendapat hadiah ulang tahun berupa sepeda dan sepatu bola (ada versi yang menyebutkan bola sepak). Namun ia membencinya. Kenapa?

2. Ada dua orang wanita bersaudara, Bertha dan Martha. Suatu hari ibu mereka meninggal dan pada hari pemakamannya, Bertha melihat sesosok pria yang sangat tampan. Ia langsung jatuh cinta pada pemuda itu. Namun ia tak berhasil menemukannya karena tak tahu siapa dia sebenarnya. Nah, pada suatu hari Bertha membunuh saudarinya, Martha. Kenapa?

3. Engkau menginap di lantai 10 sebuah hotel. Suatu malam kau melongok dari balkon dan melihat seorang pembunuh menghabisi korbannya. Sang pembunuh tak sengaja melihatmu. Dari atas kau bisa melihat ia mendekatkan jarinya ke wajahnya dan membuat gesture (gerakan tubuh). Apa yang ia lakukan?

4. Andaikan kau harus membunuh seseorang dan ia sedang bersembunyi di dalam lemari, apa yang akan kau lakukan?

Silahkan jawab dengan baik, jujur dan santai. Dibawah ini adalah pertanyaan beserta jawaban orang awam dan seorang psikopat.

PERTANYAAN 1
Ada seorang anak yang mendapat hadiah ulang tahun berupa sepeda dan sepatu bola (ada versi yang menyebutkan bola sepak). Namun ia membencinya. Kenapa?

JAWABAN VERSI NORMAL
Mungkin ada yang menjawab kalo anak itu adalah perempuan atau lebih simpel lagi karena anak itu memang nggak suka sepeda dan sepak bola.


JAWABAN VERSI Psikopat:
Karena anak itu tak punya kaki (cacat).


PERTANYAAN 2
Ada dua orang wanita bersaudara, Bertha dan Martha. Suatu hari ibu mereka meninggal dan pada hari pemakamannya, Bertha melihat sesosok pria yang sangat tampan. Ia langsung jatuh cinta pada pemuda itu. Namun ia tak berhasil menemukannya karena tak tahu siapa dia sebenarnya. Nah, pada suatu hari Bertha membunuh saudarinya, Martha. Kenapa?

JAWABAN VERSI NORMAL
Mungkin kalian menjawab kalau dua wanita ini mencintai lelaki yang sama (terlibat cinta segitiga) atau Bertha cemburu pada Martha.


JAWABAN VERSI Psikopat
Agar Bertha bisa bertemu lagi dengan pemuda itu di pemakaman saudarinya.


PERTANYAAN 3
Engkau menginap di lantai 10 sebuah hotel. Suatu malam kau melongok dari balkon dan melihat seorang pembunuh menghabisi korbannya. Sang pembunuh tak sengaja melihatmu. Dari atas kau bisa melihat ia mendekatkan jarinya ke wajahnya dan membuat gesture (gerakan tubuh). Apa yang ia lakukan?

JAWABAN VERSI NORMAL
Si pembunuh mendekatkan jarinya ke bibirnya, mengisyaratkan agar kamu tutup mulut dan tidak mengatakan apapun ke polisi.


JAWABAN VERSI Psikopat 
Ia sedang menghitung di lantai mana kamu tinggal supaya bisa membunuhmu juga.


PERTANYAAN 4
Andaikan kau harus membunuh seseorang dan ia sedang bersembunyi di dalam lemari, apa yang akan kau lakukan?

JAWABAN VERSI NORMAL
Mungkin kamu akan menolak menjawabnya karena kamu merasa takkan mampu membunuh siapapun (atau mungkin kamu berpikir jika kamu menjawab pertanyaan ini berarti kamu psikopat). Namun kebanyakan orang jika mendengar pertanyaan ini maka jawaban yang langsung tercetus adalah: membuka lemari lalu membunuh orang itu. Tak apa-apa, jika kalian menjawab seperti itu, kalian masih digolongkan normal kok, bukan psikopat.


JAWABAN VERSI DIA
Menunggu hingga orang itu keluar dari lemari, baru membunuhnya.


Apakah tes ini bisa diandalkan? Sayangnya tidak, seperti yang kukatakan di atas bahwa hanya psikopat yang bisa mengenali psikopat lainnya secara alami. Selain itu orang yang kreatif, memiliki IQ tinggi akan mampu melihat kemungkinan jawaban tersebut dan menganggapnya lebih logikal.

Aku sendiri pernah menjalani tes ini, ketika masih duduk dibangku SMP, saat itu internet belum dikenal luas seperti sekarang sehingga informasi tidak mudah didapatkan selain dari buku-buku. Kala itu aku satu-satunya murid yang berhasil menjawab semua pertanyaan ini dengan benar ala psikopat, hasilnya tidak menyenangkan.

Aku harus menjalani serangkaian tes seperti tes IQ untuk memastikan aku menjawab berdasar logika, tes perasaan dan emosi, serta lainnya.

Lain lagi temanku, saat dia kuliah dan sudah tau jawaban versi psikopat dari kuis ini, dengan iseng dia menjawab semua jawaban ala psikopat. Hasilnya? Dia menerima serangan stungun karena dianggap berbahaya oleh psikolog yang melakukan tes saat itu.

Jadi saranku sebaiknya tidak mencoba untuk bermain-main jika tes ini dilakukan serius, karena sebagian besar psikolog dan psikiater masih menganggap tes ini akurat.

Sebenarnya tidak semua psikopat itu pembunuh berantai, mereka biasanya hidup diantara kita dengan damai. Manusia normal juga bisa memiliki pola pikir seperti psikopat, bedanya mereka enggan atau ragu untuk melakukannya, perbedaannya adalah di pengolahan emosi.

Pola pikir psikopat mungkin dianggap menyimpang tetapi sebenarnya adalah perbuatan yang logik tanpa perasaan, dimata psikopat setiap nyawa itu sama yaitu tidak ada nilainya. Jika dia bisa membunuh seekor ayam dengan keji, dia bisa melakukan yang sama dengan manusia.

Cara bersosial yang sehat sangat penting, psikopat yang berbahaya justru kini marak berasal dari dunia maya. Sehingga lebih berhati-hatilah dalam mengenal seseorang dari dunia maya.

Jika ingin mengetahui lebih jauh tentang pemikiran serta psikologi psikopat dapat membaca tulisan Memahami Psikologi Psikopat melalui Cerita - Kumpulan Cerita Psikologi Psikopat.

Semoga tulisan ini bermamfaat.

5 komentar:

  1. Pertanyaan kedua itu gw udah sering denger, jadi udah tau jawaban ala psikopat.
    Terus yg pertanyaan keempat, kenapa psikopat harus nunggu orangnya keluar dari lemari dulu? Kenapa ga langsung dibunuh aja di dalem lemari?

    BalasHapus
  2. Rata-rata psikopat tidak bisa mengenali ekspresi wajah takut, tetapi mereka menyukai ekspresi itu. Despair, fear adalah makanan jiwa mereka. Ketika seseorang keluar dari lemari dan berharap dia baik-baik saja tetapi kondisi justru sebaliknya, hal itu sangat memuaskan untuk seorang psikopat.

    Biasanya mereka akan menjawab pertanyaan keempat sambil tersenyum lebar bahkan tertawa karena membayangkan situasi itu.

    BalasHapus
  3. Oh jadi sengaja ya, nungguin keluar dari lemari dulu?
    Terus gimana cara nyembuhin psikopat?

    BalasHapus
  4. Psikopat sebenarnya lebih tepat dikatakan sebagai kondisi bukan sebagai penyakit. Sama seperti gay atau lesbi, jadi tidak ada metode penyembuhannya. Yang ada adalah bagaimana mereka bisa bersosial dengan lebih baik saja, sedangkan mereka yang sudah menjadi pembunuh berantai tentu akan dihukum.

    Yang biasanya disembuhkan adalah penderita schizophrenia yang seringkali dianggap psikopat. Seorang penderita schizo belum tentu psikopat tetapi kemungkinan besar seorang psikopat mengidap schizo.

    BalasHapus
  5. kalau pertanyaan keempat jawab "mengunci dan menyegel lemari supaya dia mati kehabisan nafas" tergolong jawaban normal atau psikopat?

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)