Rabu, 20 Mei 2015

Prosopagnosia atau Buta Wajah


Pernah bertemu teman lama tetapi sulit mengenalinya? atau tiba-tiba disapa seseorang yang mengenal kita tetapi wajahnya terlihat sangat asing? Itu jelas bukan pengalaman yang menyenangkan ketika kita melupakan wajah orang yang kita kenal, tetapi taukah kamu bahwa ada orang yang tidak bisa mengingat bahkan wajah orang yang ditemuinya setiap hari?
Kondisi dimana seseorang kesulitan mengingat atau mengetahui wajah orang lain disebut Prosopagnosia.

Prosopagnosia terdiri dari 2 kata dalam Bahasa Yunani, yakni “prosopon” yang berarti “wajah” dan “agnosia” yang berarti “tidak mengetahui”. Lebih jelasnya, prosopagnosia adalah kelainan dalam mempersepsi wajah yang membuat penderita sulit mengenali wajah orang lain atau dirinya sendiri. Dengan kata lain, seorang penderita prosopagnosia tidak dapat mengidentifikasi wajah orang lain, teman, orang tua, suami, istri, anak, bahkan dirinya sendiri. Seperti kita melihat wajah simpanse-simpanse namun tidak dapat mengenali perbedaan wajah simpanse yang satu dengan lainnya, begitu pula penderita prosopagnosia melihat wajah orang-orang lain.

Pengelompokan Prosopagnosia


Ada 3 jenis kelompok penderita prosopagnosia yaitu: 

Apperceptive prosopagnosia
Kasus dimana seseorang tidak mampu mengenali wajah dan tidak mampu menentukan perbedaan dari wajah setiap orang ketika ditampilkan dalam tempat yang berbeda. Penderita prosopagnosia jenis ini masih mampu mengenali seseorang berdasarkan petunjuk selain wajah seperti pakaian, gaya rambut, atau suara.

Associative prosopagnosia
Kasus dimana seseorang tidak mampu mengingat nama, pekerjaan, atau atribut informasi terkait wajah seseorang. Penderita prosopagnosia jenis ini masih mampu membedakan wajah seseorang dan menentukan perkiraan usia serta jenis kelamin dari wajah tersebut.

Developmental prosopagnosia
Kasus dimana seseorang tidak mampu mengenal wajah karena terjadinya penurunan kemampuan otak, entah karena kecelakaan atau faktor usia. Beberapa kasus prosopagnosia jenis ini umumnya dipengaruhi faktor genetika. Meski begitu jenis penyakit ini tergolong rumit sehingga asumsi faktor genetika sering dihindari.


Prosopagnosia dapat disebabkan oleh kerusakan di berbagai bagian pada area inferior occipital, fusiform gyrus, dan anterior temporal cortex. Area inferior occipital banyak terlibat pada tahap awal dari persepsi wajah, sementara anterior temporal cortex terlibat pada pemrosesan informasi tertentu terkait wajah, suara, dan nama saat mengingat seseorang.



Gejala Prosopagnosia

Menurut studi yang diadakan di Jerman yang mempelajari kemampuan face recognition pada manusia, diketahui terdapat 2 – 2,5 persen partisipan yang menderita penyakit Prosopagnosia. Diperkirakan sekitar 1 dari 50 orang di seluruh dunia berpotensi menderita developmental prosopagnosia. Perhatian dari media juga semakin meningkat terhadap keberadaan penyakit ini, apalagi setelah beberapa sosok populer mengklaim mereka mengalami kesulitan dalam mengingat wajah seseorang.

Untuk lebih memahami penyakit Prosopagnosia, berikut gejala yang sering terjadi pada para penderita Prosopagnosia. 

Lebih mudah mengingat ciri khas dari seseorang (misalnya gaya rambut), dibanding wajah atau nama, saat pertama kali bertemu.
Seorang yang kemungkinan menderita Prosopagnosia sering kesulitan mengingat seseorang berdasarkan karakter wajahnya seperti: hidung bulat, bibir tipis, atau telinga panjang. Mereka lebih mudah mengingat saat melihat karakter tertentu yang eksentrik pada seseorang seperti gaya rambut, kacamata, atau kebiasaan aneh tertentu.

Sering bingung mengenali diri sendiri saat bercermin atau melihat foto.
Kejadian ini tidak seperti amnesia. Penderita prosopagnosia seringkali lupa seperti apa mereka terlihat beberapa bulan atau tahun sebelumnya, saat penampilan mereka berubah, atau saat mereka difoto bersama orang lain.

Tidak mengenal teman atau sosok yang familiar saat ia mengubah penampilan.
Rambut merupakan salah satu cara penderita prosopagnosia untuk mengingat seseorang. Ketika gaya rambut diubah, mereka biasanya segera merasa sosok tersebut adalah orang berbeda.

Mulai lupa pada teman dekat atau anggota keluarga, terutama mereka yang tidak sering bertemu.
Jika tidak bertemu setiap hari, penderita prosopagnosia akan segera lupa wajah, nama, atau informasi tertentu dari seseorang yang ia kenal, meskipun anggota keluarga atau teman dekat.

Kesulitan mengingat karakter cerita atau film dengan banyak tokoh yang terlibat.
Banyak cerita yang melibatkan konflik dari banyak karakter, misalnya X-Men atau Avengers. Penderita prosopagnosia tidak akan mampu mengingat atau membedakan setiap superhero yang muncul dalam cerita tersebut.

Tidak ingat seseorang yang familiar saat menyapa atau bertemu di jalan.
Jika anda mulai lebih sering tersenyum lalu kebingungan saat disapa orang di jalan, ada kemungkinan anda menderita prosopagnosia (atau mungkin anda tiba-tiba jadi terkenal). Penderita prosopagnosia umumnya telah sering terbiasa menghadapi kondisi ini dan membentuk secara tidak sadar respon mereka saat disapa seorang yang tidak dikenal.

Lupa dengan teman sekolah, tetangga, rekan kerja, dan partner bisnis yang tidak selalu bertemu.
Kartu nama, nomor handphone, atau catatan kontak bukan merupakan solusi bagi penderita prosopagnosia agar mengingat seseorang. Penderita penyakit ini tetap kesulitan membedakan wajah beserta informasi terkait setiap orang yang ada pada catatan tersebut.

4 komentar:

  1. Wow

    baru tau banget soal Prosopagnosia
    never heard about it before

    BalasHapus
  2. @aul : Banyak yang berpikir Prosopagnosia itu fiktif karena sulit dipercaya makanya tidak populer tetapi mulai saat ini seperti akan populer karena mulai banyak karya yang mengangkat kondisi ini :)

    BalasHapus
  3. Ya ampun, ternyata penyakit ini ada namanya toh? Selama ini gw kira gw susah ngenalin seseorang karena kecerdasan visual gw rendah. Hahaha

    BalasHapus
  4. @Po : Kalau udah nggak bisa ingat wajah sendiri baru bisa dibilang Prosopagnosia :)

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)