Rabu, 13 Mei 2015

Buku dalam Perjalan Hidup

Semakin banyak kau membaca, Semakin banyak hal yang kau tau.
Semakin banyak yang kau pelajari, dan semakin banyak tempat yang kau datangi.
- Dr Seuss


Dalam tulisanku di blog ini, seringkali kusinggung tentang hobiku yaitu membaca buku. Menceritakan bagaimana buku mengubahku, menjadikan diriku yang ada hari ini. Aku juga menulis buku dan tulisan di blog dengan tujuan dapat menulis sesuatu yang membawa perubahan.

Beberapa waktu yang lalu seorang teman mengirimiku gambar koleksi buku teman barunya, dia menceritakan pada teman barunya bahwa dia memiliki teman yang sangat menggilai buku, yaitu aku. Teman barunya ini memintaku mengirim koleksi bukuku, butuh waktu untuk memfoto semuanya jadi aku hanya mengirimkan 3 foto, yang kurang lebih berisi 400-500 buku.

"Gila! Apa kau berencana menikahi sebuah buku?" begitulah isi pesan dari temanku. Aku sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu belum separuh koleksiku, tetapi aku menahan diri.

Banyak yang bilang hobi membaca itu mahal, harus diakui benar. Membaca itu hobi untuk orang kaya? Itu tidak tepat. Membaca sebenarnya kebutuhan setiap orang, tidak peduli latar belakang ekonominya, sayangnya di zaman ini kebutuhan itu tidak terpenuhi.

Kemajuan teknologi seringkali membuat orang merasa cukup membaca dari Internet saja. Padahal kebanyakan tulisan di Internet bersifat sepotong-sepotong atau tidak sistematis. Terkadang memang ada website tertentu yang menyediakan sebuah materi seperti buku, blog ini misalnya tetapi sulit untuk menemukannya.

Belajar dari Internet sebenarnya memiliki teknik tersendiri, sedangkan buku lebih mudah dipelajari. Kita tinggal memilih buku yang berhubungan dengan hal yang kita pelajari, bisa membaca rekomendasi atau review tentang buku tersebut sebelum di beli. Jika kalian belum tau tempat membaca review buku, Silahkan ke Goodreads, sejak menjadi membernya aku sangat merasakan manfaat website tersebut.

Dalam hidupku, buku menjadi sangat berarti. Aku pernah membaca sebuah kutipan berbunyi, Orang yang tidak pernah membaca sampai mati maka dia menjalani satu kehidupan sedangkan mereka yang banyak membaca akan mengalami ratusan kehidupan sebelum mati. Aku sangat merasakan hal tersebut, melalui buku kita diajak masuk ke dunia-dunia yang bahkan belum pernah kita bayangkan, mengalami pengalaman yang tidak biasa, mengetahui banyak hal dalam dunia ini. Ya, dari sebuah buku.

Jika seseorang bertanya, apakah buku mengubah hidupmu? Jawabanku tidak, yang mengubah hidupmu adalah sebuah paragraf bahkan sebuah kalimat dalam buku. Pilihan jenis dan judul bukumu akan sangat berpengaruh pada perubahan yang akan kamu alami. Sebuah buku seringkali membawa lebih dari satu perubahan dalam hidup kita, sayangnya hal ini akan semakin sedikit kamu alami ketika membaca banyak buku yang topiknya sama karena itu aku membaca hampir semua jenis buku saat ini.

Membaca itu sulit, percayalah sulit. Berapa lamapun kamu membaca, kuncinya adalah konsisten. Lupakan beberapa hari dan ternyata sudah beberapa bulan kamu tidak membaca, aku pernah hingga dua tahun sulit membaca karena alasan waktu sampai kusadari jika kita mau selalu ada waktu untuk membaca, selalu ada waktu untuk melakukan hal yang kita cintai apalagi hal itu memberikan efek positif untuk kita.

Apa kamu tertarik untuk menjadi pencinta buku? :)


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)