Kamis, 19 Maret 2015

My Stupid Friend : Kasih Dua Arah

Dalam hidup, seringkali yang kita benar-benar butuhkan adalah Cinta


Banyak orang yang tidak dekat dengan orang tuanya, tidak sedikit yang memiliki hubungan yang buruk hingga sangat buruk dengan orang tua kandungnya.

Dalam perjalanan hidupku tidak sedikit aku bertemu dengan orang-orang ini, dulu aku bagian dari mereka. Ada saat aku merasa buruk karena pendidikan dari orang tuaku yang sangat keras, namun seiring bertambahnya usia dan pengalaman aku merasakan betapa bermanfaatnya cara mendidik yang keras tersebut.

Ryu adalah satu dari orang-orang yang kumaksud, Hubungannya dengan kedua orang tuanya sangat buruk terutama dengan Ibunya.

Jika kalian baru pertama kali mengenal Ryu dan melihat cara dia memanggil Ibunya maka kalian akan berpikir dia gila, dan jika melihat reaksi Ibunya maka kalian akan berpikir bahwa kalian yang gila.

Ryu selalu memanggil Ibunya dengan panggilan "Anjing", dan sebagian besar pembaca mulutnya sekarang terbuka lebar. Memang mengejutkan, aku pertama kali mendengarnya juga terkejut, "Jing, makan siangku sudah ada belum?" belum pulih dari terkejut reaksi Ibunya membuatku lebih terkejut lagi. "Dasar malas! Lihat sendiri ke dapur, Anak Anjing!"

Ibunya sudah terbiasa dengan sebutan Ryu, ini karena sejak kecil Ryu tidak pernah mendapatkan kasih sayang yang cukup dari orang tuanya. Dia seperti anak yang tidak diinginkan.

Beberapa kali aku berdiskusi dengannya tentang hal ini, tetapi dia tetap kukuh dengan pendiriannya.

Dalam cinta, hubungan kasih yang dapat terjalin hanya jika berasal dari dua arah. Kasih orang tua kepada anaknya juga demikian, seseorang bisa begitu menyayangi orang tuanya karena mendapatkan kasih yang besar dari orang tuanya.

Aku berkali-kali mengatakan pada Ryu, tidak ada salahnya dia yang memulai. Memang biasanya cinta orang tua kepada anaknya dimulai dari orang tua ke anak, tetapi aku yakin itu juga bisa dimulai dari anak kepada orang tuanya.

Ryu akhirnya bersedia melakukannya ketika Ibuku tiada, melihat kesedihanku yang demikian besar. Dia tidak ingin menyesali ketika telah kehilangan.

Beberapa tahun setelah dia memulai, kini hubungannya dengan orang tuanya membaik, sangat baik.

Jika kalian memiliki masalah yang sama, tidak ada salahnya Kasih itu datang dari arah kalian. :)

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)