Jumat, 20 Maret 2015

Kekasih dan Pacar

Kedewasaan, salah satu peran penting dalam cinta


Dia tidak benar-benar mencintaiku! Sebuah kalimat yang tidak asing bukan? Seringkali diucapkan gadis yang merasa diabaikan atau kurang kasih sayang dari pasangannya.

Setiap wanita di dunia ini, selalu ingin mendapatkan seseorang yang mencintainya dengan tulus dan penuh tetapi kadang wanita lupa seberapa besar cinta yang dia dapat seringkali tergantung seberapa pantas dirinya menerima itu.

Dalam menjalani sebuah hubungan, Wanita ada yang mencoba-coba dulu, mencari kecocokan dengan pasangannya dan juga ada yang langsung serius dalam menjalani hubungannya. Hal tersebut sama dengan pria.

Pria yang pernah memiliki pasangan lebih dari satu kali juga akan membedakan, mana yang jadi pacar dan mana yang bisa menjadi kekasih.

Apa sih bedanya pacar dan kekasih? Beda penyebutannya saja bukan? Sebenarnya tidak demikian.

Istilah yang digunakan setiap pria mungkin berbeda, tapi kedua hal ini selalu dimiliki oleh setiap pria.

Perbedaannya adalah ada seorang pria yang tertarik pada wanita karena beberapa karakteristiknya saja, yang paling umum adalah wajah yang cantik, tubuh yang molek atau kebiasaan yang menarik. Saat melihat seorang wanita dengan hal seperti ini, dia merasa ingin menjadi lebih dari teman dan ingin lebih intim maka itulah yang disebut pria sebagai pacar.

Di sisi yang lain, seorang pria dapat jatuh cinta kepada seorang wanita secara keseluruhan. Dia menyukai kelebihannya dan menghargai kekurangan dari wanita tersebut. Dia yakin bisa memberikan seluruh sisa hidupnya untuk menemani wanita tersebut.

"Ah, pacarku pernah berkata dia mau menemaniku seumur hidup. Berarti dia menganggapku kekasihnya!" Tunggu dulu, jangan cepat mengambil kesimpulan. Kalau hanya bicara siapa juga bisa, yang kumaksud disini adalah yang dirasakan pria tersebut dan hanya bisa terbukti dari tindakannya.

Jika pria menganggap seorang wanita sebagai kekasihnya, dia tidak akan meminta wanita tersebut itu berubah seperti "Hei! kamu makan jangan gitu dong!" atau "Kebiasaan kamu jelek banget! Bisa nggak tidak usah seperti itu?!" dan juga tidak melarangmu untuk berbuat ini dan itu.

"Wah berarti dia tidak sayang dong? Cuek banget tuh." Tidak demikian kok, tenang saja. Dia tidak memintamu berubah dari hal-hal yang dianggapnya buruk. Dia menghargai pilihanmu, sebaliknya dia akan mengajakmu melakukan hal-hal yang menurutnya positif bagimu. Dia juga akan berbagi banyak hal dan membantumu sepenuh hati. Dia selalu mendukungmu, tentu saja dengan caranya sendiri.

Ketika seorang pria menganggap pasangannya sebagai kekasih, dan sang wanita juga serius dalam hubungan ini maka tidak heran jika wanita itu akan berpikir, "Inilah pria yang tepat."

Seringkali hubungan rumah tangga retak karena pernikahan yang terlalu cepat, cepat disini bukan durasi tetapi perasaan yang kuat belum sempat tumbuh. Untuk dapat mencintai seseorang dengan sepenuh hati butuh waktu.

Jika kedua pihak menganggap pasangannya sebagai kekasihnya, maka hubungan mereka akan selalu harmonis. Tidak terlepas dari pertengkaran tentunya tapi pertengkaran itu bukan memisahkan tetapi membuat mereka semakin kuat.

Kenapa? Ketika pria menjadi kekasih, dia akan memiliki peran yang banyak untuk pasangannya. Selain pacar, dia berperan sebagai sahabat, keluarga, pembimbing dan lainnya.

Seringkali kita lihat, seorang wanita mengeluhkan bahwa pasangannya tidak benar-benar mencintainya. Jika diteliti lebih dalam, wanita ini seringkali tidak bisa bercerita atau curhat kepada pasangannya, sulit terbuka diluar hal-hal asmara mereka, hal inilah yang membuat hubungan itu rapuh.

Jika pria menganggapmu sebagai kekasih, dia siap menerima apapun yang ingin kamu sampaikan. Kasarnya dia akan jadi samsak dan tong sampahmu. Dia tidak memarahimu karena hal-hal sepele, karena dia tau kemarahan hanya membuat jarak dan tidak akan tega juga dia melihat wajah sedihmu ketika dimarahi.

Ketika kamu marah, dia hanya akan diam mendengarkan kemarahanmu, kemudian memelukmu setelah semua kembali tenang dan memperbaiki semua yang salah.

"Apa pria seperti itu benar-benar ada? Mana ada pria yang begitu." Ada, dan sangat banyak. Ketika pria telah jatuh cinta secara penuh, sikapnya akan seperti ini, bahkan lebih hebat. Karena baginya, pasangannya adalah dunianya.

Jadi kalian ingin mencari pacar atau kekasih?

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)