Senin, 23 Februari 2015

Ephemera karena Tiada yang Abadi

Di dunia ini banyak hal yang berpasangan, 
tidak lepas juga pertemuan selalu hadir bersama perpisahan


Jika sesuatu dilakukan atau dirasakan berulang-ulang, manusia akan mulai terbiasa dengan hal tersebut tetapi ada hal-hal yang sulit sekalian untuk terbiasa, diantaranya adalah patah hati dan kehilangan.

Ephemera (e·phem·er·a) : things that exist or are used or enjoyed for only a short time. Dalam bahasa Indonesia, sesuatu yang ada atau digunakan atau dinikmati hanya untuk waktu yang singkat.

Pada dasarnya tidak ada yang abadi di dunia ini, begitu juga hubungan dan kepemilikan namun terkadang hubungan atau kepemilikan itu bisa menjadi sangat singkat waktunya.

Kondisi singkat itu  disebut Ephemera, nama latin dari Mayfly ini memang melambangkan sesuatu yang hanya ada secara singkat.

Pada umumnya, manusia ingin memiliki kebahagiaan terus menerus, hubungan yang selalu harmonis tetapi hal itu tidak pernah terjadi. Pada akhirnya sesuatu akan berakhir, cepat atau lambat.

Di satu sisi, seringkali manusia mengorbankan banyak untuk kebahagiaan sesaat, yang lagi-lagi Ephemera. Setelah apa yang dia berikan, ternyata dia hanya bisa menikmatinya dalam waktu yang singkat.

Tidak ada yang merencanakan berpisah saat menjalin hubungan yang serius, namun dalam perjalanan menjaga hubungan ini tentu selalu ada masalah-masalah yang tidak terduga.

Ephemera mengajarkan kita untuk menikmati dan menjaga dengan momen indah, bahagia dan menyenangkan dalam hidup kita, karena itu semua hanya bersifat sementara. Begitu juga kita hidup dengan penuh tanpa rasa penyesalan, karena kehidupan tidak pernah pasti kapan berakhirnya.

Banyak hal di dunia yang tidak bisa dipaksakan, salah satunya hubungan. Ketika memang hubungan harus berakhir dengan singkat, ada baiknya menghargai semua waktu yang telah dilalui dan menjadi pelajaran berharga untuk kita. Lebih baik berkembang karena perpisahan daripada meratap dan merusak diri.

Dengan memahami tiada yang kekal, maka kita akan menerima dengan lebih lapang dada, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi agar hubungan berikutnya yang terjalin dapat lebih baik lagi dan bertahan lebih lama.

Tidak perlu menuntut seseorang mencintaimu selamanya, karena pada akhirnya kalian tidak akan hidup selamanya. Cintailah seseorang dengan cukup, bukan berlebihan. Dengan demikian hubungan akan menjadi lebih baik dan sehat.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)