Rabu, 22 Oktober 2014

Deus ex Machina

http://fc02.deviantart.net/fs71/f/2010/294/6/2/deus_ex_machina_2_by_mullina-d317e29.jpg
Deus ex Machina - Tuhan yang muncul dari Mesin

Deus ex Machina adalah salah satu istilah yang tidak pernah dapat kulupakan. Istilah ini pertama kali kudengar ketika duduk di bangku SMA.

Pada dasarnya aku adalah seseorang yang senang belajar dan mempelajari berbagai macam pengetahuan. Dewasa ini sangat mudah melakukannya dengan bantuan internet, saat masih dibangku SMA aku lebih mengandalkan buku ketimbang google, karena saat itu internet masih sulit didapat. Maklum aku tinggal di daerah tertinggal dan pedalaman hutan kalimantan barat.

Atas alasan tersebut, ketika teman-teman sedang kesulitan atau ingin tau terhadap suatu hal, mereka akan bertanya padaku. Biasanya aku selalu bisa memberikan jawaban atas pertanyaan mereka.




Suatu hari yang cerah, ketika masih duduk di bangku kelas 11. Seorang teman dekatku datang dan bertanya, "Hei, Ron apa kamu tau maksud dari Deus ex Machina?" Dia tidak sedang mengujiku, tetapi dia benar-benar ingin tau maksudnya. Pada saat itu aku tau bahwa Deus artinya Tuhan atau makhluk ilahi, sedangkan Machina adalah mesin tetapi dia bukan menanyakan artinya melainkan maksud dari istilah tersebut.

Itu adalah pertanyaan pertama yang tidak bisa kujawab dalam hampir setahun terakhir, karena itu aku stress. Aku mulai mencari-cari diperpustakaan, dan saat mencari di internet, belum terlalu rinci penjelasan terhadap maksud Deus ex Machina tersebut. Butuh waktu tiga hari untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan untuk pertanyaan tersebut.

Deus ex Machina, secara harafiah memiliki arti Tuhan yang muncul dari mesin, tetapi dapat diartikan juga Tuhan atau penyelematan yang datang disaat genting. Istilah ini dipopulerkan oleh orang-orang Yunani kuno.

Dalam pentas teater Yunani kuno, menjelang akhir pertunjukan kadang terjadi ‘situasi sulit’ (misalnya sang pahlawan dalam posisi terjepit, atau malapetaka sudah tak terhindarkan). Pada saat itulah tiba-tiba ada dewa muncul dan menyelesaikan masalah (membawa sang pahlawan ‘terbang’ menjauh dari bahaya, menganulir kematian seseorang yang dikasihi dsb).

Dalam pertunjukan, sang dewa (sosok ilahiah penyelamat situasi) biasanya muncul dari atas (bisa pula dari bawah lantai panggung), melalui platform yang diulur (atau ditarik) dengan alat semacam kerekan. Dari sinilah muncul istilah deus ex machina (‘Tuhan muncul dari mesin’).

Dalam perkembangannya, istilah deus ex machina biasanya mengacu pada hadirnya sebuah solusi mendadak (yang cenderung ‘seenaknya saja’) atas sebuah situasi ‘tanpa pengharapan’ pada sebuah cerita (novel, teater, film dsb).
 Nah, karena munculnya tokoh-tokoh Tuhan tersebut itu biasanya menggunakan alat bantu mesin, seperti turun dari langit atau naik dari bawah. Itulah maksud dari Deus ex Machina pada awalnya dan berkembang maksudnya hingga sekarang ini.

Sebenarnya maksud dari istilah ini sangat sering kita lihat atau baca, terutama dalam novel dan film. Biasanya Novel Fantasy sering memunculkan kondisi ini, salah satu contohnya adalah karya-karya J.R.R. Tolkien, itu lho pengarah Lord of The Ring yang terkenal itu, dan juga The Hobbit. Bagi anda yang belum membaca novelnya, mungkin pernah menonton filmnya, berapa sering ketika sang protagonis terdesak tiba-tiba muncul bantuan yang entah darimana (Dalam kasus Tolkien, entah kenapa sangat sering bantuan itu berupa Burung).

Dalam film juga sering kita lihat, masalah dalam sebuah film begitu menumpuk, kemudian karena durasi tinggal beberapa menit lagi, masalah langsung selesai secara ajaib. Paling sering terjadi adalah pada film Ultraman, hehe.

Tapi di satu sisi, pernahkah kita berpikir untuk menjadi Deus ex Machina untuk orang lain? Datang membantu seseorang ketika mereka butuhkan. Arti dalam dan cara dia datang kepadaku yang membuatku tidak akan melupakan istilah ini.

* Deus ex Machina saat ini sangat populer untuk film-film animasi terutama animasi kartun barat, biasanya kota sudah kacau balau di akhir episode, akan kembali baik-baik saja seperti semua tidak pernah terjadi. Ya seperti tombol reset.

* Film-film yang paling banyak menggunakan Deus ex Machina ternyata bukanlah orang Yunani, melainkan orang jepang. Bisa dilihat film-film mereka yang menghancurkan kota, tetapi besoknya semua bangunan sudah kembali seperti semula. Sebenarnya ada kelompok tim kontruksi yang didalamnya adalah para pemilik kekuatan super sepertinya sampai bisa membangun gedung pencakar langit dalam semalam.

* Orang-orang dewasa secara pemikiran, biasa tidak menyukai cara penyelesaian Deus ex Machina, karena dianggap semua konflik yang telah dibangun sepanjang film, novel,dsb menjadi tidak ada artinya. Karena itu Deus ex Machina sangat jarang di film-film yang ditujukan pada orang-orang dewasa.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)